Senin, 08 Desember 2014

TIPS: memilih speaker (monitor) untuk home recording


Jika anda menginginka hasil rekaman yang baik dan sesuai keinginan tentunya tidak terlepas dari faktor audio yang di dengar melalui speaker Flat atau speaker yang biasa dipakai untuk rekaman. Nah penjelasan dibawah ini akan sangat bermanfaat bagi anda yang gemar rekaman sendiri dirumah dan sebagai panduan.

Sumber dari artikel ini Erik Wibowo

TIPS: memilih speaker (monitor) untuk home recording

1. Pastikan itu speaker "Near Field"
speaker ini beda dgn speaker Hi-Fi biasa, speaker ini dibuat untuk meminimalisasi effek akustik ruangan,
jadi memang diciptakan khusus untuk langsung di dengar dari jarak dekat, dari speaker langsung ke telinga anda.
Hal ini menciptakan suara yg anda dengar dari source, lebih akurat dan presisi


2. TRIANGLE RULES pada penempatan "near field" speaker
a. seperti point 1, Near field monitor harus ditempatkan sejajar dengan kuping Anda
b. Tehnik penempatan segitiga sama sisi yaitu: jarak antar ke dua speaker dan kuping anda harus sama (membentuk segitiga sama sisi)
c. Menaruh speaker berdiri,
speaker "near field" di design seperti telinga kita, biasanya ada 2 bunderan di speaker tsb.
speaker yg kecil (tuk high freq) biasanya di atas (untuk ditangkap sama daun telinga)
bunderan yg besar (tuk low&middle freq) biasanya ada di bawahnya (untuk ditangkap langsung sama lubang telinga)

3. Pahami Frequensi Response-nya
di tiap box speaker ini biasanya tertulis frequensi yg dapat direspon,
jika tertulis 20hz - 20.000 hz.. berarti speaker tersebut sudah bisa merespon semua frequensi yg dapat di dengar manusia.
Hati-Hati:
a. Speaker merk cina/murah biasanya menuliskan di box mereka bahwa mereka bisa merespon sampai 20hz, padahal setelah di tes tidak
b. ada juga beberapa speaker yg mampu merespon sampai 20HZ, tetapi baru pada 60Hz saja, speaker tsb sudah bergetar dengan sangat kencang
c. Selalu ingat batasan Freq Speaker Anda.
contoh: Jika speaker Anda hanya mampu memproses di atas 60Hz.
jangan menggenjot suara BASS anda pada saat mixing/mastering, Jika Anda paksa, maka lagu tersebut akan hancur jika di play dgn subwoofer.

4. Pilih Speaker yg Jujur
para audio engineer sangat mendambakan speaker yg jujur yg artinya speaker yg mampu merespon frequensi dengan flat atau apa adanya.
tanpa adanya bass enhacer, clarity enhancer, atau kenaikan respon drastis di frequensi tertentu.
dengan hal ini para engineer dapat mengetahui secara pasti apa yang jujur terdengar dari audio gubahannya.
info ini biasanya terdapat di buku manual speaker anda. (biasanya bergambar grafik dengan garis X = 20hz-20.000hz, garis Y menunjukkan respon db)
perlu diketahui bahwa, makin flat frequensi responnya makin mahal harga speaker tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Budayakan berkomentar walaupun satu kata :-)